Selasa, 19 Juli 2016

GPS dan Kegunaannya

Keyword           : GPS, metode absolute, metode relative, receiver

Sekilas GPS dan Kegunannya
GPS adalah singkatan dari Global Positioning System yang merupakan sistem untuk menentukan posisi dan navigasi secara global dengan menggunakan satelit. Sistem yang pertama kali dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat ini digunakan untuk kepentingan militer maupun sipil (Winardi 2006).
Sistem GPS mempunyai tiga segmen yaitu: satelit, pengontrol dan penerima / pengguna. Satelitnya mengorbit Bumi dengan orbit dan kedudukan yang tetap. Jumlah satelit yang aktif saat ini 21 dari 24 buah (Winardi 2006).
Tiap segmen memiliki tugas sebagai berikut:
·         Satelit bertugas untuk menerima dan menyimpan data yang ditransmisikan oleh stasiun-stasiun pengontrol, menyimpan dan menjaga informasi waktu dan memancarkan sinyal dan informasi secara kontinyu.
·         Pengontrol bertugas untuk mengontrol, mengendalikan dan mengecek satelit dari Bumi.
·         Penerima bertugas menerima data dari satelit dan memprosesnya untuk menentukan posisi.

Penentuan Posisi dengan GPS
Pada dasarnya penentuan posisi dengan GPS adalah pengukuran jarak secara bersama-sama bersama-sama ke beberapa satelit sekaligus. Untuk menemukan koordinat: receiver setidaknya memerlukan empat satelit yang dapat ditangkap sinyalnya dengan baik. Posisi ini berdasarkan datum WGS 84.
Secara garis besar, penentuan posisi dengan GPS dibagi menjadi dua metode:
·         Metode absolute (point positioning): menentukan posisi berdasarkan pada satu receiver saja. Tidak berketeletian tinggi, umunya untuk keperluan navigasi.
·         Metode relative (differential positioning): menentukan posisi dengan lebih dari satu receiver. Satureceiver dipasang pada tempat tertentu di permukaan Bumi sebagai referensi bagi lainnya. Metode ini menghasilkan posisi dengan ketelitian tinggi, umunya diaplikasikan untuk keperluan survey geodesi.
Kesalahan dalam penentuan posisi dengan metode absolute dalah karena: efek multipath, efekselective availability (SA), serta kesalahan ketidaksingkronan peta dengan setting yang dilakukan saat menggunakan GPS.
Multipath adalah fenomena sinyal satelit yang menuju receiver melalui dua atau lebih lintasan yang berbeda. Cara mengatasinya: hindari pengamatan dekatbenda refeletif dan gedung tinggi.
SA adalah teknik filter untuk memproteksi ketelitian tinggi GPS dengan cara mengacak sinyal. Koreksinya hanya dapat dilakukan oleh pihak yang berwenang.
Setting receiver yang tidak pas hanya dapat diatasi dengan mengeset parameter GPS sesuai dengan yang dibutuhkan. Hal ini umunya terkait dengan system proyeksi dan koordinat.



Untuk artikel lebih lengkap dan lebih jelas silahkan dilihat di : disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar